
Domain merupakan alamat atau identitas website agar menjadi lebih mudah untuk diakses oleh pengguna. Tanpa adanya nama domain, Anda harus mengetikkan serangkaian angka yang disebut dengan IP address di kolom pencarian browser. Hal tersebut tentu akan merepotkan karena banyak nya website di dunia dengan IP address yang berbeda-beda. Biasanya untuk website, diakhiri oleh ekstensi seperti .com atau .net.
Pada artikel kali ini, kami akan menjelaskan mengenai pengertian, fungsi dan jenis-jenisnya. Simak dan baca selengkapnya hingga akhir.�
Pengertian Domain

Secara umum, domain merupakan alamat yang perlu Anda gunakan untuk mengakses website. Bisa dibilang, menjadi salah satu komponen utama website yang terdiri dari dua elemen utama, yakni nama situs dan ekstensi. Seperti, Facebook.com yang memuat nama situs yaitu Facebook dan ekstensi yaitu .com. Eksistensi yang paling populer adalah .com yang digunakan oleh 46,5% website di dunia. Untuk mengelolanya dapat menggunakan ICANN atau Internet Corporation for Assigned Names and Numbers yang merupakan organisasi yang mengelola registrasi, menentukan ekstensi yang tersedia dan memiliki database terpusat berisi informasi terkait.�
BACA JUGA : Apa itu Bug? Kenali Penyebab, Jenis dan Cara Mencegahnya!
Fungsi Domain
Setiap website memiliki serangkaian angka atau IP address (Alamat IP) yang digunakan komputer untuk mengambil data dari server dikarenakan sistem komputasi bekerja dengan memahami angka-angka yang tentunya berbeda untuk setiap website.
Kegunaannya yakni untuk mempermudah pengunjung mengakses website melalui web browser hanya dengan mengetikkan alamat tanpa harus menghafal IP address setiap website. Dapat memanfaatkan redirect atau sistem pengalihan yang dapat membantu menentukan pencarian situs web yang dituju yang akan otomatis diarahkan ke situs web lain
Jenis- Jenis Domain

- TLD (Top Level Domain)
TLD atau Top Level Domain merupakan nama tingkat atas dalam Domain Name System (DNS) di Internet. TLD yang paling populer antara lain adalah .com, .org, .net, dan .edu.
- ccTLD (Country Code Top Level Domain)
ccTLD hanya menggunakan dua huruf berdasarkan kode negara internasional contohnya seperti .jp untuk Jepang dan .id untuk Indonesia. Pengguna ccTLD biasanya digunakan oleh perusahaan yang membuat situs khusus bagi wilayah tertentu serta menunjukkan bahwa situs yang pengunjung kunjungi itu valid, seperti website Kami yakni apilogy.id.
- gTLD (Generic Top Level Domain)
gTLD tidak harus memenuhi syarat tertentu untuk mendaftarkannya seperti .com yang tidak selalu untuk website berbentuk komersial. gTLD memiliki penggunaan tertentu seperti .edu untuk website institusi pendidikan. Contoh lainnya seperti .mil (militer), .gov (pemerintah), .org (lembaga nirlaba dan organisasi) dan .net yang dapat digunakan di bidang apa saja.
- Second Level Domain
Contoh untuk jenis ini yakni .co.uk yang digunakan oleh beberapa website di perusahaan Inggris ataupun .gov.uk bagi institusi pemerintah Inggris. Nama ini berada tepat setelah TLD yang digunakan khususnya berkaitan dengan kode negara.
- Subdomain
Dapat menjadi opsi untuk situs campaign dan tipe konten web lainnya yang terpisah dari halaman atau situs utama. Sebagai contoh, support.google.com atau developers.facebook.com untuk menyediakan informasi tertentu kepada para developer web dan developer aplikasi yang memanfaatkan API Facebook.
- Domain Gratis
Dapat Anda peroleh dari berbagai website builder seperti WordPress.com, Squarespace, Weebly dan sebagainya. Namun tipe ini kurang cocok jika digunakan untuk jangka panjang bagi bisnis karena akan lebih baik jika memiliki nama domain sendiri.
BACA JUGA : SMS API : Pengertian, Cara Kerja dan jenisnya di APILOGY
Nah, itu dia pengertian Domain, fungsinya dan berbagai jenis nya, yang menampilkan nama secara singkat sehingga user tidak perlu repot mengingat angka yang rumit.
Jangan lupa untuk kunjungi website serta media sosial dari Apilogy dan segera dapatkan fiturnya untuk bisnis Anda.